twitter
googleplus
facebook

Tutorial Belajar Codeigniter [PART 1]

Yups ketemu lagi dengan saya admin "Semangat Berbagi". Gimana kabar kalian semua sobat?Semoga baik dan sehat selalu. Nah pada kesempatan kali ini saya akan sedikit banyak menulis tentang Programming Codeigniter. Karena saya sendiri ingin belajar dan metode belajar untuk saya yang paling efektif adalah menulis sekaligus belajar,untuk itu saya postingkan di blog ini agar saya sendiri bisa belajar dan semoga sobat juga bisa ikut belajar ya. Maaf bukan maksud untuk menggurui kalian, tapi saya ingin belajar untuk diri sendiri dan membagikan ilmu kepada sobat semua. Sebenarnya sudah banyak artikel tutorial tentang Codeigniter dan banyak pula e-book yang beredar di internet, namun seperti yang saya katakan tadi maksud saya menulis postingan ini hanya untuk belajar serta membagikan ilmu dan tidak ada unsur menggurui sobat semua. Semoga bermanfaat.


PENGENALAN CODEIGNITER

APA ITU CODEIGNITER?

Codeigniter adalah sebuah web application framework yang bersifat opensource digunakan untuk membangun aplikasi PHP dinamis. Tujuan utama pengembangan Codeigniter adalah untuk membantu developer dalam mengerjakan aplikasi lebih cepat dari pada menulis semua code dari awal. Codeigniter diperkenalkan kepada publik pada tanggal 28 februari 2006.
Codeigniter sendiri dibangun menggunakan konsep Model-View-Controller (MVC) development pattern. Codeigniter sendiri merupakan salah satu framework tercepat dibandingkan dengan framework lainnya. 

APA SIH KELEBIHAN CODEIGNITER?

Codeigniter sangat ringan, terstruktur, mudah dipelajari, dokumentasi lengkap dan dukungan yang luar biasa dari forum Codeigniter. Selain itu Codeigniter juga memiliki fitur - fitur yang sangat bermanfaat, antara lain :
  • Menggunakan pattern MVC. Dengan menggunakan pattern MVC ini, struktur kode yang dihasilkan menjadi lebih terstruktur dan memiliki standart yang jelas.
  • URL Friendly. URL yang dihasilkan sangat url friendly. Pada Codeigniter diminimalisir penggunaan $_GET dan di gantikan denga URL.
  • Kemudahan. Kemudahan dalam mempelajari, membuat library dan helper, memodifikasi serta mengintegrasikan library dan helper.
Jika kita bandingkan antara Codeigniter dengan framework lainnya maka beberapa poin yang membuat Codeigniter unggul adalah :
  • Kecepatan. Berdasarkan hasil benchmark Codeigniter merupakan salah satu framework PHP tercepat saat ini.
  • Mudah dimodifikasi dan beradaptasi. Sangat mudah memodifikasi behavior framework ini. Tidak membutuhkan server requirement yang macam - macam serta mudah mengadopsi library lainnya.
  • Dokumentasi lengkap dan jelas. Codeigniter menyediakan sebuah panduan yang lengkap mengenai Codeigniter. Semua informasi yang dibutuhkan tentang Codeigniter ada disana.
  • Learning Curve Rendah. Codeigniter sangat mudah dipelajari. Dalam pemilihan framework hal ini sangat penting diperhatikan karena kita juga harus memperhatikan skill dari seluruh anggota team. Jika sebuah framework sangat sulit dipelajari maka akan beresiko untuk memperlambat team development dalam menyelesaikan proyek.
APA ITU MVC?
MVC adalah konsep dasar yang harus diketahui sebelum mengenal Codeigniter. MVC adalah singkatan dari Model View Controller. MVC sebenarnya adalah sebuah pettern/teknik pemrograman yang memisahkan bisnis logic (alur pikir), data logic (penyimpanan data), dan presentation logic (antarmuka aplikasi) atau secara sederhana adalah memisahkan antara desain, data dan proses. Adapun komponen - komponen MVC antara lain :

1. MODEL
Model berhubungan dengan data dan interaksi ke database atau webservice. Model juga merepresentasikan struktur data dari aplikasi yang bisa berupa basis data maupun data lain, misalnya dalam bentu file teks, file XML maupun webservice. biasanya di dalam model akan berisi class dan fungsi untuk mengambil, melakukan update dan menghapus data website. Sebuah aplikasi web biasanya menggunakan basis data dalam menyimpan data, maka pada bagian model biasanya akan berhubungan dengan perintah - perintah querry SQL.

2. VIEW
View berhubungan dengan segala sesuatu yang akan ditampilkan ke end user. Bisa berupa halaman web, rss, javascript dan lain - lain. kita harus menghindari adanya logika atau pemrosesan data di view. Di dalam view hanya berisi variabel - variabel yang berisi data yang siap ditampilkan. View dapat dikatakan sebagai halaman website yang dibuat dengan menggunakan HTML dan bantuan CSS atau javascript. Didalam view jangan pernah ada kode untuk melakukan koneksi database. View hanya dikhususkan untuk menampilkan data - data hasil dari model dan controller.

3. CONTROLLER
Controller bertindak sebagai penghubung data dan view. Didalam Controller inilah terdapat class - class dan fungsi - fungsi yang memproses permintaan dari view ke dalam struktur data di dalam model. Controller juga tidak boleh berisi kode untuk mengakses database karena tugas mengakses databsae telah diserahkan kepada Model. Tugas Controller adalah menyediakan berbagai variabel yang akan di tampilkan di view, memanggil model untuk melakukan akses ke database, menyediakan penanganan kesalahan/error, mengerjakan proses logika dari aplikasi serta melakukan validasi atau cek terhadap input.

Perbandingan PHP biasa dan Codeigniter

Pada eksekusi PHP, biasanya kita akan me load semua library dan fungsi yang dibutuhkan kemudian digabungkan ke dalam HTML untuk di eksekusi oleh PHP. Untuk kasus sederhana cara tersebut masih baik - baik saja, tetapi ketika aplikasi tersebut menjadi kompleks/rumit maka kita akan sulit memeliharanya jika tidak didukung oleh arsitektur software yang bagus. Hal tersebut bisa terjadi disebabkan oleh code yang sama namun dibuat berulang ulang, kode tidak konsisten dan lain lain.



Jika dipetakan, laur kerja Codeigniter akan tampak seperti gambar diatas. Browser berinteraksi melalui controller. Controllerlah yang akan menerima dan membalas semua request dari browser. untuk data maka Controller akan menerima ke Model dan untuk template akan meminta View dan "Data" ada di Model. Ketika browser meminta sebuah halaman web maka router akan mencarikan controller mana yang harus menangani request tersebut. Setelah itu barulah Controller menggunakan Model untuk mengakses data dan View untuk menampilkan data tersebut.

Nah Sampai disini saya harap sobat sudah paham tentang pengenalan dasar codeigniter dan konsep MVC yang akan menjadi bekal kita untuk melanjutkan belajar Codeigniter di session berikutnya. tunggu update postingan berikutnya ya sobat. Insya Allah pada postingan berikutnya saya akan menulis tentang "Instalasi dan konfigurasi Codeigniter". Ok, tunggu aja sampai saya selesai ngetik hehehe.

Salam dan Semangat Coding :)
  • Title : Tutorial Belajar Codeigniter [PART 1]
  • Labels :
  • Author :
  • Rating: 100% based on 10 ratings. 5 user reviews.
  • 0 komentar:

    Posting Komentar