PERAN GOLF DAN BISNIS


Mengapa banyak pengusaha atau kaum eksekutif, yang senang bermain golf? Apa sich keuntungannya mereka dengan bermain golf? Pertanyaan – pertanyaan tersebut pasti sering terpikirkan atau terucapkan oleh orang – orang yang belum mengetahui secara pasti kaitannya dengan golf dan bisnis.
Hasil penelitian yang pernah diadakan oleh salah satu bank Internasional membuktikan hubungan erat antara golf dengan bisnis tersebut. Survey dilakukan terhadap 1.500 pemain golf dan orang yang bercita – cita bermain golf di Indonesia , Hongkong, Taiwan, Singapura, dan Korea.
Sebanyak 79 persen dari responden Indonesia mengakui berhasil menyelesaikan kerja sama bisnis ketika bermain golf. Sepertiga sisanya dari jumlah tersebut bahkan berhasil menyelesaikan lebih dari satu kerja sama setiap bulannya.

Mayoritas responden menyatakan pentingnya golf sebagai salah satu arena berbisnis dan bersosialisasi dengan klien. Mereka menilai, pengaruh golf terhadap spectrum bisnis secara keseluruhan sangat kuat. Golf merupakan aspek yang sangat penting dalam melakukan bisnis saat ini.
Survey tersebut juga menemukan pengaruh golf terhadap bisnis ternyata paling kuat dirasakan  di Indonesia. Sebanyak 69 persen responden di Indonesia bermain golf setiap minggu, adapun di negara lain hanya 21 persen yang bermain golf setiap minggu.

Di Indonesia kebanyakan pemain golf turun lapangan pada acara perusahaan dan liburan. Di negara lain para pemain golf justru sangat jarang bermain pada acara perusahaan.
Dengan siapa mereka bermain? Di Indonesia kebanyakan pemain golf 86 persen paling sering bermain dengan kolega , 68 persen dengan klien atau pelanggan. Adapun rata – rata di lima Negara yang di survey, 68 persen paling sering bermain dengan kolega dan 51 persen dengan klien dan pelanggan.

“Person to Person”

Anka – angka menunjukkan bahwa hubungan personal memang sangat penting dalam dunia bisnis di Indonesia. Golf memberikan tempat yang semestinya untuk urusan person to person itu jadi  wajar kalau banyak pengusaha dan kaum eksekutif yang kemudian bermain golf , memanfaatkan olahraga ini sebagai sarana hobi.
Lapangan golf dan jeda waktu yang ada dalam permainan hole to hole memang memungkinkan para pemain untuk berkomunikasi secara intens. Istilah yang mungkin tepat untuk menggambarkan situasi tersebut “SERSAN”  (serius tapi santai). Dalam suasana sersan itulah biasanya kerjasama justru lebih mudah terjalin. Sehingga kesepakatan dapat lebih mudah dicapai, transaksi bisa lebih mudah terjadi.
Dilapangan golf, hubungan yang bersifat hirarki juga bisa dieliminasi. Sehingga komunikasi lebih cair dan fleksibel. Dalam suasana yang lebih setara, santai, cair, dan fleksibel itulah kerja sama terjadi dan mendorong  kelancaran bisnis.

Suasana seperti itulah yang memang sangat dibutuhkan dalam komunikasi yang tidak lagi bersifat vertical, melainkan horizontal. Komunikasi yang tidak lagi bersifat kaku dan satu arah. Melainkan komunikasi yang luwes dan multiarah.
Komunikasi yang tidak lagi sekadar “b to b” (Business to business) melainkan justru person to person. Komunikasi bisnis Indonesia memang sangat personal, persoalan bisnis tidak harus selalu diselesaikan di meja – meja perundingan dengan kepala tegang dan mata melotot. Melainkan justru di padang -.padang golf, penuh senyum , tawa, bahkan canda ria.
Meminjam tesis Mc Luhan, bahwa “the medium is message” maka golf adalah media yang ampuh untuk melancarkan bisnis. Keampuhan itu bisa melewati kehebatan isi (content) pesannya, sehingga pesan yang disampaikan dilapangan golf bisa menjadi sangat lebih efektif dibandingkan dengan pesan yang di sampaikan di meja – meja perundingan, eksibisi, konvensi, pameran – pameran, atau pertemuan – pertemuan bisnis yang lain.
Dalam konteks ini, maka pepatah “the singer not the song” bisa diubah menjadi “the medium not message” atau bahkan menjadi “the golf not the message”. Bermailah golf agar bisnis anda lebih maju dan lancar.


Yogyakarta, 19 – 08 – 2011
Oleh : Wahyu Miftahul huda.
PERAN GOLF DAN BISNIS PERAN GOLF DAN BISNIS Reviewed by Wahyumiftahulhuda on November 22, 2012 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.